Translate

Tuesday, July 14, 2015

[ 2015 | #214 ] : Books "AGATHA CHRISTIE'S COLLECTIONS [ 10 ]"

Series "AGATHA CHRISTIE'S COLLECTIONS #10"
# edisi cover warna cokelat logo burung gagak #
The Secret Adversary + Murder on the Orient Express + The Labours of Hercules + Nemesis + Crooked House + The Pale Horse + The Mysterious Mr. Quin + The Murder at the Vicarage )
Agatha Christie
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Kategori : Misteri, Detektif, Novel Terjemahan
Harga Normal : @ Rp. 00.000,-
Harga Diskon : @ Rp. 00.000,-
Harga Member : @ Rp. 20.000,- [ SALE ]
[ baru | segel ; sebagian sudah tersampul | @ 1 eks / judul ]
Status : Ready 



1. "THE SECRET ADVERSARY"
( Musuh Dalam Selimut ) 
Status : SOLD

Sinopsis :
Ketika kapal Lusitania ditorpedo, seorang laki-laki datang kepada Jane Finn. Laki-laki itu tampaknya takut akan sesuatu atau seseorang. Ia membawa dokumen penting, yang sangat berarti bagi Inggris. Ia meminta Jane Finn untuk menyimpannya. Setelah itu Jane Finn menghilang. Segala usaha pencarian atas dirinya sia-sia belaka. Lima tahun telah lewat. Dan perang sudah usai. Kejadian itu sudah dilupakan orang. Tetapi kini ada bahaya baru. Dokumen itu dikhawatirkan jatuh ke tangan musuh. Kalau itu betul-betul terjadi, opini publik akan memihak kaum ekstrem revolusi. Diramalkan akan ada pemogokan kaum buruh dan teror pemerintahan. "Tuan Brown", pemimpin sebuah organisasi besar, menginginkan dokumen itu. Dengan kelihatan seorang aktor besar, "Tuan Brown" memainkan peranannya. "Dua Petualangan Muda", Tuppence dan Thomas Beresford, secara tidak sengaja terlibat pula dalam pencarian dokumen itu. Mereka selalu bersama-sama "Tuan Brown", dekat dengannya, tapi tidak tahu siapa dia... Bahaya yang diramalkan semakin dekat. Jane Finn harus segera ditemukan. Dokumen harus diamankan. Dan setelah itu hanya ada pertunjukan tunggal. "Tuan Brown" harus segera ditangkap basah untuk dibuka kedoknya. Karena hanya dialah kunci segalanya...


2. "MURDER ON THE ORIENT EXPRESS"
( Pembunuhan Di Atas Orient Express ) 
Status : SOLD

Sinopsis :
Misteri Hercule Poirot. Tertahan salju di Pegunungan Balkan, para penumpang Kereta Api Orient Express dikejutkan oleh berita mengguncangkan bahwa salah seorang dari mereka telah dibunuh secara keji pada malam sebelumnya. Dihadapkan pada masalah yang harus ditangani lebih cepat daripada langkah kaki si pembunuh dalam usahanya untuk menyelamatkan diri, Poirot tak mempunyai waktu lagi untuk berdiam diri. 
                                                                            
3. "THE LABOURS OF HERCULES"
( Tugas-Tugas Hercules )
Status : SOLD 

Sinopsis : 
Gagasan itu mengusik keangkuhan Hercule Poirot. Sebelum pensiun dan mengisi waktunya dengan merekayasa sumsum sayuran yang istimewa, ia hanya akan menyelesaikan dua belas kasus lagi… kasus yang amat terpilih. Masing-masing kasus ini haruslah mirip dan merupakan simbolisme dari pameran kekuatan otot yang diperagakan pahlawan dalam legenda Yunani Kuno, Yaitu Hercules yang perkasa. Tetapi Hercule Poirot yang amat cerdas dan suka kerapian harus menghadapi monster-monster di zaman modern, satu-satunya senjata adalah kekuatan otaknya dan kemampuan deduksinya yang luar biasa.         


4. "NEMESIS"
( Nemesis )
Status : SOLD 

Sinopsis : 
Miss Marple tak menyangka akan mendapat sepucuk surat dari kawannya yang meninggal seminggu yang lalu. Kawannya itu mendesaknya untuk menyelidiki suatu kasus pembunuhan---tapi ia tidak memberikan detail-detail yang diperlukan, seperti siapa saja yang terlibat, bahkan di mana pembunuhan itu terjadi…
“BIARKAN KEADILAN MENGALIR BAGAIKAN AIR DAN KEBENARAN MENGALIR BAGAIKAN ARUS YANG KEKAL.”
Begitu kutipnya.
Kutipan itu memang bagus, tetapi Miss Marple tidak tahu dalam hal apa dan bagaimana kutipan itu berhubungan dengan dirinya. Meskipun demikian, almarhum kawannya itu menjulukinya sebagai Nemesis---Dewi Keadilan….                                                          
                                                                         
5. "CROOKED HOUSE"
( Buku Catatan Josephine ) 
Status : SOLD 

Sinopsis :
Keluarga Leonides adalah keluarga besar yang hidup berkelimpahan di rumah besar di daerah terpandang di pinggiran kota London. Setelah kematian Aristide Leonides, barulah terungkap bahwa salah satu anggota keluarga itu ternyata pembunuh.


6. "THE PALE HORSE"
( Misteri Penginapan Tua ) 
Status : Ready 

Sinopsis :
“Keji sekali... Begitu keji...”
Wanita sekarat itu berbicara pada Pastor Gorman dengan mata yang memancarkan kesakitan. “Hentikan... Harus dihentikan... Kau harus...”
Pastor itu lalu berbicara dengan sikap tegas yang menenangkan. “Aku akan lakukan apa yang perlu dilakukan. Kau bisa mempercayaiku.”
Pastor Gorman menyelipkan daftar yang berisi nama-nama yang disebutkan wanita itu, ke sepatunya. Daftar tanpa makna; daftar nama orang-orang yang sama sekali tidak punya persamaan.
Dalam perjalanan pulang, Pastor Gorman dibunuh, tapi polisi menemukan daftar itu. Dan ketika Mark Easterbrook mulai meneliti kondisi orang-orang yang ada dalam daftar, dia mulai menemukan hubungan antara mereka, dan pola yang mengerikan: Semua orang di daftar itu sudah mati—atau menurut dugaannya, sudah ditandai sebagai sasaran pembunuhan!


7. "THE MYSTERIOUS MR. QUIN"
( Mr. Quin Yang Misterius )
Status : Ready

Sinopsis : 
Ia muncul entah dari mana, dan lenyap begitu saja setelah tugasnya selesai. Tapi Mr. Satterthwaite yang cepat tanggap segera menyadari bahwa setiap kali Mr. Haley Quin muncul berati ada bahaya yang akan terjadi-berlatar belakang tragedi.Mr. Quin yang misterius, seperti halnya tokoh Herlequin, hanya muncul pada saat pasangan kekasih yang sedang dalam kesulitan atau ada orang mati yang dendam belum terbalaskan. Dalam 12 kasus pembunuhan, skandal, dan peristiwa bunuh diri yang membingungkan, Mr. Satterhwaite menyibak kebenaran yang tersembunyi dan memberikan keadilan bagi yang tidak bersalah, dengan bantuan Mr. Quin....
      
8. "THE MURDER AT THE VICARAGE"
( Pembunuhan Di Wisma Pendeta)
Status : SOLD

Sinopsis : 
Tak ada yang kaget waktu Kolonel Protheroe ditemukan mati tertembak di Wisma Pendeta. Kolonel itu memang dibenci semua penduduk St. Mary Mead. Tapi pertanyaannya: Siapa yang berani membunuhnya?
Polisi merasa lega ketika orang yang sangat mereka curigai datang mengaku dan menyerahkan diri. Tapi mereka menjadi resah ketika datang orang kedua menyatakan diri sebagai pembunuhnya. Dan... ketika ada orang ketiga yang mengaku sebagai pembunuh, mereka benar-benar binggung. Hanya berkat Miss Marple - yang membuat analisis yang tepat atas fakta-fakta yang ruwet itu - maka pembunuhan yang menggemparkan St. Mary Mead itu berhasil dibongkar.  
                                
Best Regards,
@HobbyBuku

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.