Translate

Saturday, September 9, 2017

[ 2017 | #286 ] : Books "CAFFERTY & QUINN"

Paket "CAFFERTY & QUINN"
( Let The Dead Sleep + Waking The Dead + The Dead Play On )
Heather Graham
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Kategori : Suspense Romance, Novel Terjemahan
Harga Normal : Rp. 246.000,-
Harga Diskon : Rp. 000.000,-
[ baru | segel ]
Status : SOLD-OUT




"LET THE DEAD SLEEP"
( Patung Kematian )

Sinopsis :
Tak lama setelah mewarisi toko barang antik dari almarhum sang ayah, Danni Cafferty mendadak diminta bantuan oleh seorang wanita histeris yang berkeras menyingkirkan sebuah patung dari rumahnya. Tapi sebelum Danni sempat berkunjung, wanita itu ditemukan tewas dan patung yang dimaksud lenyap...Sebagai detektif swasta yang sering berurusan dengan hal-hal berbau paranormal, Michael Quinn tahu bahwa patung berumur ratusan tahun tersebut diselubungikutukan dan akan menjadi sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.Bersama dengan Danni, Quinn harus melawan waktu menelusuri tempat-tempat tersembunyi di bawah langit malam New Orleans untuk mencari patung itu dan menghancurkannya sebelum terjadi kematian lain.

"WAKING THE DEAD"
( Lukisan Pembawa Petaka )

Sinopsis :
Sosok dalam lukisan Hantu-Hantu dalam Benak yang dilukis Henry Sebastian Hubert, menjadi hidup dan membunuh orang-orang.
Danielle Cafferty dan Michael Quinn diundang untuk menangani kasus tersebut. Mereka mengaitkan peristiwa musim panas di Swiss dan peristiwa musim semi di Louisiana. Dengan kemampuan mereka, Danni si pemilik toko barang antik dan Quinn sang detektif swasta, akhirnya mengetahui apa yang membuat sosok dalam lukisan tersebut hidup.
Mereka harus menghancurkan lukisan itu, sebelum mereka menjadi korban berikutnya.


"THE DEAD PLAY ON"
( Perburuan Musisi )

Sinopsis :
Ada yang memburu para musisi di New Orleans, dan entah bagaimana itu berhubungan dengan sebuah saksofon. Tyler Anderson meyakini hal itu setelah mendapat penglihatan saat memainkan saksofon “ajaib” peninggalan sahabatnya, Arnie Watson, yang diduga tewas karena overdosis. Sadar polisi takkan percaya padanya, ia pun meminta bantuan Danni dan Quinn.
Sementara itu, terjadi dua kasus pembunuhan musisi dan setelah mengamati polanya, Quinn yakin sang pembunuh memang mengincar saksofon Arnie—dan Arnie sebenarnya tewas karena dibunuh. Penelusuran Danni dan Quinn pun membawa mereka pada sosok bertopeng yang kenal seluk-beluk kota serta kebiasaannya.
Dan kini mereka harus berpacu dengan waktu, sebelum New Orleans kehilangan musisi-musisi terbaiknya…


Best Regards,
@HobbyBuku

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.